Search site


Contact

PERUSAHAAN EMPING MELINJO 5S3

Alamat Perusahaan: Somorai, Margoagung, Seyegan, Sleman, Yogyakarga.


email:Ym
amir_munajad@yahoo.com

Alamat: SOMORAI, MARGOAGUNG, SEYEGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA

02747430270
085755081222
087843123244

Pin BB:
2A05805B

E-mail: amir_ munajad@ yahoo.com

PROSES PEMBUATAN EMPING MELINJO

19/07/2009 01:24
Category: Books
Genre: Business & Investing
Author: proses pembuatan emping melinjo

PART 1

Nama : emping melinjo 5s3
Nama Pemilik :
Deskripsi : kami adalah perusahaan pembuat emping melinjo........kami siap melayani pembelian dalam bentuk partai/ eceran......produk kami dijamin kwalitasnya.....produk yang kami tawarkan adalah emping 5 rasa: 1. emping tawar 2. emping rasa udang 2. emping rasa pedas 3. emping rasa gurih manis 4. emping rasa pedas manis 5. emping rasa gurih asin BAHAN MURNI MELINJO TANPA CAMPURAN untuk kepercayaan komsumen ataupun distributor dan patner bisnis kami cantumkan ijin depkes:No.518/12.03/01 ijin HO.No.503/2876/no/2001 semoga menjadi kepercayaan anda apabila tertarik terhadap produk kami. usaha kami di bawah asuhan BPD SLEMAN DAN MENJADI MITRANYA untuk informasi lebih lanjut hub telp:flexi: 02747430270/ 02747143027pusat flexi: 03417611055 cabang kota malang atau email kami EMPING MELINJO 1. PENDAHULUAN Emping melinjo adalah sejenis keripik yang dibuat dari buah melinjo yang telah tua. Pembuatan emping tidak sulit dan dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana. Emping melinjo merupakan salah satu komoditi pengolahan hasil pertanian yang tinggi harganya. Komoditi ini dapat diekspor ke negara-negara tetangga (Singapura, Malaysia dan Brunei). Emping melinjo dapat dibagi digolongkan sebagai emping tipis dan emping tebal. Emping tipis dibuat dengan memukul biji melinjo tanpa kulit keras beberapa kali sampai cukup tipis (tebal 0,5-1,5 mm). Emping tebal dibuat dengan memukul biji melinjo tanpa kulit keras hanya 1-2 kali sekedar mengurangi ketebalan biji utuh. Emping nyang bermutu tinggi adalah emping yang tipis sehingga kelihatan agak benig dengan diameter seragam kering sehingga dapat digoreng langsung. Emping dengan mutu yang lebih rendah mempunyai ciri: Lebih tebal, diameter kurang seragam, dan kadang-kadang masih harus dijemur sebelum digoreng. Sampai sekarang, pembuatan emping yang bermutu tinggi masih belum dapat dilakukan dengan bantuan alat mekanis pemipih. Emping ini masih harus dipipihkan secara manual oleh pengrajin emping yang telah berpengalaman. 2. BAHAN Biji melinjo yang telah tua. 3. PERALATAN 1) Wajan dan pengaduk. Alat ini digunakan untuk menyanggrai buah melinjo. 2) Landasan pemipih dan pemukul. Alat ini digunakan untuk memipihkan biji melinjo pada pengolahan tradisional. Landasan pemipih dapat berupa batu keras yang licin dan datar. Pemukul juga dapat terbuat dari batu, besi dan kayu. 3) Alat mekanis pemipih. Alat ini digunakan untuk memipih biji melinjo secara semi mekanis. Dengan alat ini, pemipihan berlangsung lebih cepat. Saat ini, sangar sedikit produsen emping melinjo yang menggunkan alat ini.4) Seng atau lembar alumunium. Alat ini digunakan untuk mengambil lapisan tipis emping melinjo yang masih basah yang menempel pada landasan pemipih. 5) Tempat penjemur. Alat ini digunakan untuk menjemur emping basah sampai kering. Alat terdiri dari balai-balai dan tampah dari anyaman bambu. 4. CARA PEMBUATAN 1) Pengupasan kulit buah. Kulit buahdisayat dengan pisau, atau dikelupaskan dengan tangan, kemudian dilepaskan sehingga diperoleh binji melinjo tanpa kulit. Pengupasan juga dapat dilakukan dengan alat pengupas. Biji yang telah dikupas dapat dikeringkan, kemudian disimpan beberapa hari sebelum diolah lebih lanjut. 2) Penyangraian. Biji disangrai di dalam wajan bersama pasir sambil diadukaduk sampai matang (selama 10~15 menit). Penyaringan dapat dilakukan di dalam wajan. Alat mekanis untuk menyangrai kacang tanah dapat juga untuk menyangrai biji melinjo. Biji melinjo yang telah matang tetap dipertahankan dalam keadaan panas sampai saat akan dipipihkan. 3) Pemisahan kulit keras biji. Ketika masih sangat panas, biji dikeluarkan dari wajan, kemudian dipukul untuk memecahkan kulit keras dri biji. Pemukulan harus hati-hati agar isi biji tidak rusak A. Emping Tipis 1) Pemipihan. Biji yang telah dilepaskan kulit kerasnya dan masih panas secepat mungkin dipipihkan menjadi emping melinjo. Pemipihan dapat dilakukan secara manual tanpa bantuan alat mekanis memerlukan keteampilan yang khusus yang hanya diperoleh melalai latihan dan pengalaman yang cukup lama. Pemipihan dengan menggunakan alat mekanis, meskipun lebih cepat, mutu emping yang dihasilakan tidak sebaik yang emping yang dipipihkan tanpa bantuan. Kadang-kadang, lapisan emping juga menempel pada ujung pemukul. Untuk menghindarinya, ujung pemukul dapat dibungkus dengan kantong palstik. 2) Penjemuran. Lapisan tipis emping melinjo dilepaskan dari landasan pemipih dengan menggunakan serokan seng atau alumunium. Setelah itu, emping basah ini dijemur sampai kering (kadar air kurang dari 90%) sehingga diperioleh emping melinjo kering. 3) Penggorengan. Emping melinjo tipis yang telah kering digoreng terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Penggorengan dilakukan didalam minyak goreng panas (170oC) 4) Pengemasan. Emping tipis yang belum atau telah digoreng dikemas di dalam wadah yang tertutup rapat. Agar produk juga terhindar dari kerusakan mekanis, pecah, retak, atau hancur, dianjurkan menggunakn wadah dari kotak kaleng atau karton.B. Emping Tebal 1) Pemipihan. Biji yang telah dilepaskan kulit kerasnya dan masih panas, secepat mungkin dipipihkan menjadi emping melinjo. Pemipihan dilakukan seara manual tanpa bantuan alat mekanis. Biji dipipihkan dengan memukul biji di atas landasan pemipih 1~2 kali sehingga ketebalannya menjadi setengah dari semula. 2) Penggorengan. Emping tebal yang baru selesai dipipihkan segera digoreng di dalam minyak panas (suhu 1700C) sampai matang dan garing (5~10 menit). 3) Pengemasan. Emping tebal yan telah digoreng ini dikemas didalam wadah tertutup rapat. Untuk itu dapat digunakan kantong plastik polietilen
Kategori : Perindustrian
Alamat : somorai, margoagung,seyegan,sleman,yogyakarta sleman, jogjakarta 555556, SLEMAN, 555556
Propinsi : jog
Telp : 02747430270
Email emping_melinjo_5s3@yahooco.id

 

PART 2

Emping melinjo merupakan sejenis kripik yang dibuat dari buah melinjo tua . Emping merupakan salah satu komoditi pertanian yang memiliki harga tinggi. Emping sangat cocok digunakan sebagai teman makan tape ketan atau pelengkap makanan lain seperti gado-gado, bubur, ketoprak, berbagai resep soto dan sop nusantara. Namun demikian emping tak kalah nikmat jika hanya dinikmati sebagai cemilan teman nonton tv atau pengisi toples saat hari-hari besar keagamaan.




Ragam sajian dengan emping melinjo

Kualitas emping melinjo
Pembuatan emping pada dasarnya adalah proses pemipihan biji melinjo tua. Hasil dari proses pemipihan ini ada dua macam, yaitu emping tebal dan emping tipis. Emping tebal dihasilkan dengan memukul melinjo tanpa cangkang 1-2 kali. Warna kuning agak gelap dengan tingkat ketebalan dan kekeringan antara emping yang satu berbeda, sehingga sebelum digoreng harus dilakukan penjemuran terlebih dahulu. Namun terkadang tidak mengembang sempurna saat digoreng.

Sedang emping tipis diperoleh dengan memukul melinjo tanpa cangkang beberapa kali hingga ketebalan tertentu, biasanya antara 0,5-1,5 mm. Warna kekuningan agak bening dengan tingkat ketebalan dan kekeringan yang seragam. Jika digoreng akan mengembang dengan baik.

Untuk memperoleh emping tipis hingga saat ini belum dapat dilakukan dengan mesin pemipih melinjo. Pemipihan masih harus dilakukan secara manual, oleh orang yang berpengalaman. Emping melinjo tipis inilah yang disebut sebagai emping berkualitas tinggi.

Proses pembuatan emping melinjo tipis
Bahan: Melinjo tua dan sehat



Alat:

peralatan yang digunakan dalam pembuatan emping
  1. Wajan dan pengaduk, untuk menyangrai melinjo yang masih bercangkang.
    landasan dan batu untuk pemecah cangkang melinjo
  2. Cobek tanah dan anglo kecil, untuk tampungan sementara melinjo tidak bercangkang agar tetap hangat sehingga tidak keras waktu dipipihkan.
  3. Landasan pemipih dan pemukul. Alat ini digunakan untuk memipihkan biji melinjo pada pengolahan tradisional. Landasan pemipih dapat berupa kayu glugu (batang kelapa) atau batu keras yang licin dan datar. Pemukul juga dapat terbuat dari batu, besi atau kayu.
  4. Lempengan alumunium untuk melepaskan emping basah dari landasan pemipih.
  5. Tempat menjemur emping yang biasanya terbuat dari bambu.

Cara pembuatan:

  1. Proses pembuatan emping melinjo berkualitas dimulai sejak pemilihan buah melinjo yang akan digunakan. Buah melinjo yang digunakan adalah buah melinjo yang benar-benar tua dan sehat . Buah melinjo dikuliti, sehingga menghasilkan melinjo bercangkang.

  2. Melinjo tanpa kulit (bercangkang)

  3. Melinjo bercangkang sedikit demi sedikit di sangria dalam wajan, setelah mencapai panas tertentu, melinjo diangkat dan dipindahkan ke batu landasan, lalu digiles dengan batu pengilas (gerakan seperti mengulek) agar cangkang lepas.


  4. menggilas melinjo untuk melepas cangkang

  5. Melinjo tanpa cangkang dipindah ke cobek yang dipanaskan dengan bara kecil agar tetap hangat, tidak keras dan mudah dipipihkan.


  6. Melinjo tanpa cangkang dan Melinjo yang sudah dipipihkan

  7. Melinjo tanpa cangkang harus segera dipipihkan sampai benar-benar tipis diatas batu landasan atau kayu landasan.
  8. Emping setengah jadi diambil dari landasan dengan menggunakan lempengan alumunium dan di tampung diatas anyaman bambu untuk selanjutnya dilakukan penjemuran hingga tingkat kekeringan mencapai 90%.

  9. Emping melinjo

  10. Dari semua proses tersebut dihasilkan emping tipis